Jakarta dan Kemacetannya

jakarta,bila mendengar kata tersebut yang terbayang suatu tempat dimana ibukota negara indonesia. Orang yang belum pernah ke jakarta mungkin hanya membayangkan seperti itu, berbeda dengan orang yang pernah tinggal atau minimal pernah di jakarta beberapa hari. Jakarta mungkin identik dengan kemacetan, populasi yang sangat padat bahkan sebagian orang menilai jakarta itu kejam bahkan lebih kejam daripada ibu tiri. Continue reading “Jakarta dan Kemacetannya”

5 Bulan sudah Hidup Di Jakarta

Alhamdulillah ga terasa udah 5 bulan aku terdampar di kota yang keras ini. Mulai dari pertama kali ini aku hidup jauh dari orang tua(orang tua di Semarang). Memang aku akui Jakarta adalah kota yang sangat keras, mulai dari suasana yang kurang bersahabat, polusi tingkat tinggi sampai dengan bisingnya kota ini. Waktu di jakarta seakan berjalan dengan cepat, menurutku bukan orang yang mengejar waktu di kota ini, tapi orang lah yang dikejar dengan waktu.

Di halte transit busway, tidak ada orang yang berjalan dengan pelan dan tenang, semuanya pada terlihat terburu buru lari menuju pintu pintu halte busway. Toleransi di sini pun juga sudah hampir tidak berlaku. Tidak jarang seorang ibu ibu yang sedang hamil atau membawa anak balita berdiri di dalam busway yang penuh sesak. Continue reading “5 Bulan sudah Hidup Di Jakarta”

Mudik Untuk Pertama Kalinya

Huaaaaaaa rumah ku udah ga pernah aku rawat, ya maklum kerjaan di tempat baru sangat menyita porsi otak. Sebelumnya mau ngucapin selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan bagi *uh sangat telat banget hehehehehehe,ga apa lah daripada ga ngucapin sama sekali*.

Ramadhan tahun ini merasakan ada yang beda malah sangat beda dibanding bulan Ramadhan tahun tahun sebelumnya. Ramadhan tahun ini aku terdampar di kota yang bernama Jakarta,yah alhamdulillah dapet pekerjaan yang lebih baik daripada sebelumnya. Dengan terdamparnya di Jakarta, secara otomatis untuk buka ama sahur hunting di warung makan*kangen ama masakan Ibu*.

Selain hunting sahur ama buka yang pastinya adalah mudik. Ternyata Ramadhan tahun ini adalah mudik pertama kali nya. Sempet ga nyangka aja bakal merasakan mudik bareng saudara se kampung halaman yang mencari nafkah di ibukota. Tahun tahun sebelumnya cuman nonton suasana mudik di televisi, wah rame, antri tiket nunggu kendaraan yang akan mengantarkan mudik.

Setelah 23 tahun tidak merasakan mudik, deg deg an juga menanti besok *18 september 2009* untuk mudik pertama kali nya. Liat di tv pemudik kok banyak banget ya bawa barang bawaan,tapi kok aku cuman dikit banget bawanya,bawa 1 tas ama badan, ada yang harus dibawa kah. Di mudik kali ini Alhamdulillah aku ga merasakan antri tiket di stasiun kereta. Karena adanya diklat Pra jabatan di awal Ramadhan kemaren jadi urusan antri aku minta tolong ama mas Aris untuk antri beli tiket mudikku di Semarang*thanks mas Aris* begitu juga tiket untuk balik ke Jakarta.

Semoga mudik kali ini dapat menyenangkan, maklum pertama,klo pertama udah tidak menyenangkan jadi trauma untuk mudik lagi. Sampai bertemu di Semarang, semoga mudik temen temen juga menyenangkan *amin* bagi yang tidak mudik khususnya yang tinggal di Jakarta,jaga  Jakarta baik baik.

Menyenangkankah mudik kamu?